Sat 24 Oct 2026 Edisi Indonesia
Olahraga PTN Hoops Fest 2026: Panggung Nostalgia, Sinergi Lintas Sektor, dan Kebangkitan Rivalitas Klasik Alumni Perguruan Tinggi Negeri di GOR Bulungan
Hot Antisipasi Dampak Kabut Asap Karhutla di Riau: Polda Riau dan Polresta Pekanbaru Bagikan Ribuan Masker Seraya Perketat Pemadaman serta Penegakan Hukum
Finance Prabowo Subianto Tegaskan Pemberantasan Korupsi dan Penyelamatan Uang Negara Jadi Kunci Utama Keberhasilan Mitigasi Bencana Nasional
Hot Strategi Reklame Musuh Negara dan Pertaruhan Politik Benjamin Netanyahu Menjelang Pemilu Israel 2026
TopNews Unik dan Bikin Waswas, Tradisi Lomba ‘Ayam Sap-Sap’ Nelayan Situbondo Terbangkan Puluhan Ayam dari Tengah Laut
TopNews Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau: Bandara Soekarno-Hatta Sempat Ditutup dan Puluhan Penerbangan Terganggu
Health Meriahkan Maulid Nabi, Tradisi Sakral Grebeg Maulud Yogyakarta Hadir Megah di TMII Jakarta
Gadgets Apple Revolusionerkan Industri Chip lewat M6 Berfabrikasi 2nm dan M5 Ultra Quad-Die untuk Komputasi AI Tingkat Lanjut di Mac Mini dan Mac Studio.
Finance Akselerasi Transisi Energi Nasional: Pemerintah Tawarkan Proyek Raksasa 7 PLTS kepada Swasta dan Siapkan Danantara sebagai Penjamin Utama.
Health Ribuan Kendaraan Padati Jalur Wisata Puncak, Satlantas Polres Bogor Berlakukan Rekayasa Lalu Lintas di Libur Maulid Nabi
Olahraga Manchester United Kejar Alejandro Balde: Siasat Pinjaman Setan Merah Bentrok dengan Tuntutan Jual Putus Barcelona di Penghujung Bursa Transfer
TopNews Turis Cantik Asal Italia Jadi Korban Pelecehan Seksual di Pantai Lakey Dompu, Pelaku Mabuk Berhasil Diringkus Polisi
Travel

Menaklukkan Ketinggian di Langkawi SkyCab: Pengalaman Mendebarkan di Atas Gunung Purba Malaysia

Liburan ke Pulau Langkawi di Malaysia tidak akan terasa lengkap tanpa mencicipi salah satu ikon wisatanya yang paling mendunia, yaitu naik kereta gantung atau yang dikenal dengan nama Langkawi SkyCab. Wahana ini bukan sekadar sarana transportasi untuk berpindah tempat, melainkan sebuah atraksi petualangan kelas dunia yang akan mengajak setiap pelancong melihat keindahan alam dari sudut pandang yang sama sekali berbeda. Dari ketinggian, Anda akan disuguhi panorama megah berupa gugusan gunung purba berusia ratusan juta tahun, hamparan Laut Andaman yang biru berkilau, hingga hijaunya lanskap hutan tropis yang masih sangat terjaga keasriannya.

Bagi para wisatawan yang mendambakan liburan sarat petualangan namun tetap menyuguhkan keindahan estetis, Langkawi SkyCab adalah destinasi wajib yang harus masuk ke dalam daftar kunjungan Anda. Berlokasi strategis di Oriental Village, Teluk Burau, Langkawi, Malaysia, tempat ini selalu dipadati oleh pelancong dari berbagai belahan dunia setiap harinya. Sesuai dengan namanya yang populer, Langkawi SkyCab menawarkan pengalaman lintas udara menggunakan gondola modern dengan panjang lintasan total mencapai lebih dari dua kilometer. Kereta gantung ini membawa penumpang merayap naik menembus awan hingga mencapai titik ketinggian sekitar 700 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Beberapa waktu lalu, atas undangan kolaborasi bersama maskapai penerbangan TransNusa dan Malaysia Tourism, tim detikTravel berkesempatan untuk menjajal langsung wahana ekstrem ini. Perjalanan ini sekaligus menjadi ajang uji nyali bagi siapa saja yang memiliki fobia atau rasa takut berlebih terhadap ketinggian. Dengan langkah mantap bercampur debar jantung yang kencang, perjalanan dimulai dari Base Station utama yang terletak persis di kaki Gunung Machincang. Stasiun dasar ini dirancang dengan fasilitas yang sangat memadai, mulai dari area parkir yang luas, pusat informasi pariwisata, deretan toko suvenir, hingga berbagai restoran yang menyajikannya kuliner lezat khas Malaysia untuk mengisi energi sebelum naik ke atas.

Berangkat dari rasa penasaran yang teramat sangat, saya yang dikenal memiliki rasa takut pada ketinggian akhirnya memberanikan diri untuk melangkahkan kaki masuk ke dalam kabin gondola. Niat utama saya sederhana: ingin membuktikan secara langsung apakah janji tentang pemandangan spektakuler yang sering diulas oleh para pelancong lain benar-benar nyata adanya. Perlahan tapi pasti, mesin penggerak mulai berdengung halus, dan gondola yang kami tumpangi mulai beranjak meninggalkan tanah menuju angkasa. Pada detik-detik awal, sensasi ngilu langsung merayap di telapak kaki, membuat saya berpegangan sangat erat pada bangku besi di dalam kabin demi meredakan rasa cemas yang melanda.

Namun, ketakutan tersebut berangsur-angsur sirna ketika saya mulai memberanikan diri untuk membuka mata dan menatap ke luar jendela kaca gondola. Dan benar saja, panorama alam yang terhampar luas di hadapan mata, seolah menjadi hadiah instan yang sangat setimpal atas keberanian yang baru saja dikerahkan. Sepanjang lintasan kereta menanjak ke atas, mata kami dimanjakan oleh hijaunya Hutan Hujan Tropis Gunung Machincang. Perlu diketahui, wilayah hutan ini bukan sembarang hutan, melainkan bagian penting dari kawasan konservasi dunia yang telah diakui oleh UNESCO dengan nama Langkawi UNESCO Global Geopark.

Keistimewaan kawasan ini tidak hanya terletak pada keragaman flora dan faunanya, tetapi juga pada formasi geologi purbanya. Di bawah sana, terlihat jelas jajaran formasi bebatuan tertua di Asia Tenggara yang usianya diperkirakan sudah lebih dari 550 juta tahun. Di sela-sela lebatnya pepohonan hijau hutan hujan tropis tersebut, tampak pula aliran air terjun yang jernih dan menyegarkan, yakni Air Terjun Telaga Tujuh, yang menambah keeksotisan pemandangan dari udara. Perjalanan dengan gondola ini tidak terasa membosankan karena setiap meter pergerakannya selalu menyuguhkan lanskap visual yang berbeda dan selalu berhasil mengundang decak kagum.

Dalam rute perjalanan menuju ke puncak Gunung Machincang, terdapat dua titik pemberhentian utama yang dirancang untuk memanjakan para wisatawan. Setibanya di stasiun pemberhentian kedua, para pelancong diwajibkan untuk turun sejenak guna menikmati lanskap kepulauan Langkawi dari sudut pandang 360 derajat penuh. Di area stasiun kedua ini pula, adrenalin Anda akan kembali diuji melalui sebuah atraksi baru yang sangat populer, yaitu melintasi jembatan kaca bernama Eagle Nest Skywalk. Berjalan di atas lantai kaca transparan dengan jurang dan hutan lebat yang menganga di bawah kaki tentu memberikan sensasi ketegangan tersendiri yang sulit dilupakan.

Setelah puas menikmati pemandangan dan berfoto di stasiun kedua, perjalanan dilanjutkan kembali menuju Stasiun Puncak dengan menaiki kereta gantung untuk rute terakhir yang relatif lebih pendek. Sesampainya di stasiun puncak, para wisatawan disuguhkan mahakarya arsitektur yang luar biasa, yaitu menelusuri Langkawi SkyBridge. Jembatan gantung khusus pejalan kaki ini memiliki desain melengkung yang unik dan dinobatkan sebagai salah satu jembatan lengkung terpanjang di dunia. Membentang sepanjang 125 meter tepat di atas puncak Gunung Machincang, jembatan ini menggantung secara dramatis di antara dua tebing curam.

Berjalan di atas SkyBridge memberikan sensasi melayang di udara bebas. Dari atas jembatan ikonik ini, pengunjung dapat leluasa menikmati pemandangan Hutan Cambria kuno yang berusia jutaan tahun, tebing-tebing batu granit raksasa, luasnya perairan Laut Andaman yang membiru, hingga pulau-pulau kecil di sekitarnya yang tampak seperti permadani hijau di atas air. Tidak kalah menarik, dari titik jembatan ini Anda juga bisa menyaksikan secara langsung lalu-lalang kereta gantung Langkawi SkyCab yang melintas secara dramatis di antara kabut tipis pegunungan. Spot ini menjadi salah satu lokasi favorit para fotografer untuk mengabadikan momen estetis liburan mereka.

Bagi wisatawan asal Indonesia atau turis internasional lainnya yang berencana untuk merencanakan liburan ke tempat ini, penting untuk mengetahui informasi seputar harga tiket dan jam operasionalnya. Harga tiket masuk Langkawi SkyCab untuk kategori turis internasional atau non-Malaysia umumnya berkisar antara RM 85 hingga RM 121, yang jika dikonversikan ke dalam rupiah setara dengan sekitar Rp300.000 hingga Rp420.000 per orang. Variasi harga ini biasanya dipengaruhi oleh jenis paket tambahan yang dipilih, seperti paket yang mencakup akses ke Eagle Nest Skywalk, 3D Art Museum, atau fasilitas jalur ekspres (express lane) agar terhindar dari antrean panjang.

Pembelian tiket dapat dilakukan dengan sangat mudah, baik secara langsung di lokasi (on the spot) melalui loket tiket resmi, maupun dipesan jauh-jauh hari secara online melalui berbagai platform agen perjalanan daring (online travel agents) mitra mereka. Terkait dengan waktu operasionalnya, wahana wisata Langkawi SkyCab buka setiap hari tanpa hari libur, mulai pukul 09.30 pagi hingga pukul 18.00 sore waktu setempat (Malaysia). Disarankan untuk datang lebih pagi guna menghindari antrean yang mengular serta untuk mendapatkan cuaca yang lebih cerah, mengingat kawasan pegunungan sering kali diselimuti kabut tebal menjelang sore hari. Secara keseluruhan, berkunjung ke Langkawi SkyCab adalah sebuah pengalaman liburan yang memadukan unsur edukasi alam, petualangan menegangkan, dan keindahan estetika visual yang akan membekas selamanya di dalam ingatan.

Related stories

More from Travel

View all →

Most viewed across the site